Let’s travel together.

Wisata Benteng Pendem Ambarawa yang Eksotis

0 63

Pada tahun 1834 lebih tepatnya pada abad 18 Ambarawa menjadi saksi bisu masa penjajahan VOC Belanda dan salah satu buktinya adalah Benteng Pendem Ambarawa.
Awal mula berdirinya Benteng ini merupakan sebuah Militer Belanda yang di simpan di gudang penyimpanan loistik dan di bangun secara difensif dan kuat sekali. Lokasi Benteng Pendem berada di desa Lodoyong yang berdekatan dengan Museum Kereta Api Ambarawa. Sebenarnya nama asli Benteng ini adalah Benteng Fort Willem 1 dan sekarang lebih di kenal sebagai Benteng Pendem karena lokasinya sangatlah terpendam atau tertutup.
Banyak pesona keindahan di Benteng ini, salah satunya adalah keberadaan Benteng Pendem. Banyak traveler menyatakan bahwa untuk mengunjungi Benteng Pendem ini tidaklah mudah, karena saat ini masih di jadikan sebagai tempat tinggal warga. Oleh karena itu jika anda yang ingin berswafoto sebaiknya meminta izin terlebih dahulu agar tidak mengganggu penghuninya.
Pada tahun 1991 Benteng Pendem ini di gunakan sebagai penjara kelas IIB dan menjadi rumah Dinas Lapas Ambarawa. Nah, karena Benteng Pendem ini terkenal tempat wisata yang angker dulunya juga pernah di jadikan sebagai spot uji nyali di salah satu chanel televisi swasta dan saking eksotisnya Benteng Pendem ini juga di jadikan spot shooting film Soekarno yang di Sutradarai oleh Hanung Bramatyo.

Benteng Pendem Ambarawa merupakan tempat yang sangat eksotis bagi pecinta fotografi, karena suasana vintage dan bangunanannya yang artistik sehingga mudah untuk mendapat keindahan angle yang bagus.
Nah, jika ingin mengunjungi kesana tak perlu khawatir lagi, karena lokasinya berada setelah RSUD Ambarawa, setelah sampai di RSUD terus aja nanti akan ada pintu masuk Lapas terus aja itu adalah jalan dinas, jadi orang luar tidak bisa masuk. Jika masih bingung anda bisa menggunakan google maps sebagai petunjuk arah. Setelah sampai di Gapura Batu dengan tulisan Benteng Ambarawa masuk aja dan tinggal lurus saja ikuti jalan yang kiri kanan adalah sawah.

Untuk masuk ke lokasi Benteng Pendem anda tidak perlu membayar tiket masuk hanya saja perlu membyar parkir sebesar Rp. 5000 setiap kendaraan. Selain anda dapat menikmati pesona bangunan tua, anda juga bisa belajar tentang sejarah dari Benteng Pendem tersebut. Yang menurut saya sendiri sejarahnya cukup menarik untuk di pelajari.
Keunikan lain yaitu warga tetap bertahan di bangunan tersebut meskipun usianya sudah beribu-ribu tahun, mereka juga tidak pernah merasa risih dengan mitos yang ada bahwa bangunan tersebut memiliki penghuni selain manusia.
Para warga justru terlihat sangat nyaman tinggal di bangunan tua yang tidak di ubah bentuk dan bangunan tersebut, hal ini membuktikan betapa kokohnya bangunan tersebut. Meskipun telah ribuan tahun tetapi tak ada bangunan yang runtuh sedikitpun dan masih berdiri kokoh.

Leave A Reply

Your email address will not be published.