Belanja Cukup Pakai Bambu di Pasar Papringan Temanggung

0 13

Keunikan Pasar Papringan Temanggung justru terlihat dari mata uang yang digunakan dan jajanan pasar yang ada di sana

Pasar Papringan bukan pasar biasa. Pasar yang terletak di Dusun Ngadiprono, Ngadimulyo, Kecamatan Kedu, Temanggung ini menyuguhkan sensasi berbelanja yang tidak biasa. Dengan memadukan konsep pasar tradisional, kesan modern penuh kreativitas, pasar Papringan jadi alternative tepat bagi teman-teman yang bosan shoping yang gitu-gitu aja.

serunya pasar papringan temanggung

Papringan berasal dari bahasa jawa “Pring” yang artinya bambu karena memang pasar ini dikonsep berada di “hutan bambu”. Sekeliling pasar ini dipenuhi oleh rumpun bambu. Lupakan imej rumbun bambu yang seram seperti di film-film horror. Justru sebaliknya, rumpun bambu di Pasar Papringan membuat pempat ini menjadi Indah. Hijaunya rumpun bambu memperkuat rasa tradisional dan jangan lupa membuat pempat ini menjadi teduh.

Tidask perlu takut becek, kotor, dan apa yang terdapat dalam imej buruk lainnya dari pasar tradisional. Pasar Pampringan telah dikelola dengan professional sehingga tempat ini selalu bersih dan tak kalah hanyam daripada Mall. Malah, semilir angina yang menembus celah-celah pohon bambu memberikan kenyamanan dan efek relaksasi tersendiri.

Tak Pake Uang Biasa

Di Pasar ini kita akan merasakan sensasi berbalanja tidak pake uang. Lho kok bisa? Soalnya untuk berbalanja kita harus menggunakan alat tukar khusus pasar papringan. Sebuah mata uang tersendiri  yang terbuat dari bambu disebut pring. Kita bisa menukarkan uang rupiah kita dengan uang pring saat hendak memasuki Pasar. Senjutnya semua transaksi dilakukan dengan menggunakan uang pring tersebut.

Berbagai produk mulai dari jajanan tradisional hingga barang seperti kain batik dijual di pasar ini. Setiap transaksi diwajibkan menggunakan uang pring. Kalo kamu kehabisan uang pring maka kamu harus menukar kembali uang biasamu. Soalnya tempat ini tidak melayani transaksi menggunakan uang konfensional.

pasar papringan temanggung

Transaksi benar-benar musti dilakukan dengan uang pring. Makanya, kalo ingin puas berbelanja tukarkan uangmu dengan uang pring dalam jumlah yang banyak. Tidak perlu takut uang pring mu tidak habis dibelanjakan dan akan menjadi sia-sia tidak bisa digunakan di luar Pasar Papringan karena keluar dari pasar ini kita bisa kok tukar lagi dengan uang biasa.

Kebanyakan di pasar ini dijual berbagai makanan tradisional. Namun, di pasar ini tidak melulu semuanya tradisional. Bagi teman-teman pecinta kopi bisa menikmati Kopi Temanggung dengan suasana tradisional, tapi pengolahannya sudah modern. Soalnya, disana juga terkadang ada barista yang siap menyeduh kopi dengan alat ini  itu. Meskipun tidak sekomplit di café-café tapi menikmati kopi di bawah pring memberikan sensasi yang sangat nyaman.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.