Astana Giribangun, Mengenang Sejarah Pemimpin Orde Baru

0 16

Astana Giribangun adalah kompleks pemakaman Presiden RI kedua yang kental dengan nuansa sejarah. Pun kompeks juga sangat asri kerena berada di kaki gunung lawu.

Siapa bilang wisata sejarah itu tidak menarik dan membosankan? Pelajaran sejarah di sekolah memang seringkali identik sebagai mata pelajaran yang membosankan, tidak menarik, bikin ngantuk, dan sebagainya. Citra seperti itu agak banyak menempel dengan kata “Sejarah.”

Namun, Kalau kamu atau temenmu menganggap wisata sejarah tidak bisa menyenangkan hanya karena citra yang melekat itu, maka cobalah untuk pergi ke Astana Giribangun.

Astana Giribangun sendiri adalah kompleks pemakaman tempat Presiden kedua Indonesia, Soeharto dimakamkan. Jika teman-teman ingat, pemakaman beliau adalah salah satu pemakan terbesar dan dengan pelayat terbanyak di Indonesia.

Tidak heran karena beliau adalah mantan Presiden Republik Indonesia dengan periode jabatan terbanyak dan menjabat terlama di Indonesia. Terlepas dari semua pro-kontra tentang beliau, Pak Harto memiliki pengaruh besar di Indonesia.

Kompleks Astana Giribangun

Astana Giribangun ini sendiri memiliki tiga cungkup atau bangunan makam. Yang pertama adalah Cungkup Argo Sari. Yang kedua adalah Cangkup Argo Kembang. Dan yang terakhir adalah Cungkup Argo Tuwuh. Astana Giribangun yang terletak di lereng Gunung Lawu sendiri terhitung tempat yang tinggi. Tidak heran ini membuat kita bisa melihat hamparan sawah dari sana.

Untuk memasuki kopleks pemakaman ini saya harus terlebih dahulu melapor ke pos pelaporan yang ada sebelum pintu masuk. Untungnya, dengan mengaku sebagai mahasiswa saya diperbolehkan masuk tanpa membayar sepeserpun alias GRATIS! Wow, bapaknya tau saja saya atau kami mahasiswa pada dasarnya adalah wisatawan yang tidak berduit lagi bokek. Hehe…

Sejuk, angin gunung berlembus perlahan langsung menerpa tubuhku saat memasuki kopleks Astana Giri bangun ini. Betapa tidak, kompleks pemakaman ini berada di ketinggian 660 Mdpl, cukup tinggi untuk mendapatkan suasana dingin dan semilir angin khas gunung. Bagi saya yang sangat suka mendaki gunung, suasana ramah dan menenangkan yang kerap saya cari di gunung bisa saya dapatkan disini.

Asatana giribangun

Kakipun terus melangkah memasuki kompleks Astana Giribangun yang megah. Bagi saya, ini adalah pemakaman keluarga yang paling besar dan megah yang pernah saya lihat! Seperti yang ada tiga bangunan makam berbentuk joglo yang berdiri dengan megahnya. Ketika bangunan tersebut sangat menunjukkan ciri khas Jawa, terlihat trasional, tapi tetap elegan dan megah.

Foto-foto? Siapa Takut?

Meskipun ini adalah kompleks pemakaman, jangan dulu takut dengan semua imej dan mitos tentang kuburan. Astana Giribangun bukan tempat yang menyeramkan seperti yang digambarkan dalam film-film horror. Justru sebaliknya, ini tempat yang asyik, menyenangkan, dan Indah. Sangan cocok untuk berfoto ria.

Bagi kamu yang senang selfie untuk diunggah di media sosial tentu ini menjadi salah satu tempat foto yang Instagramable. Selain keindahan bagunan Astana Giribangun juga menyuguhkan hijaunya pepohonan yang siap menjadi latar belakang foto selfie mu.

Kalu bosan selfie dan ingin sesuatu yang berbeda. Kamu bisa pake jasa foto disana yang hasil cetakannya bisa langsung diambil. Hmm… jadi rindu lepas dari pengap dan panasnya kota Semarang. Hehe…

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.