Berburu Air Awet Muda ke Goa Pancur Pati

0 16

Bagi kamu yang senang dengan wisata alam atau susur goa, Goa pancur adalah pilihan yang tepat. Bagi pemula yang belum pernah melakukan susur goa sebelumnya pun goa ini masih terbilang ramah. Goa Pancur terletak di Desa Jimbaran, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Konon dengan mandi atau cuci muka dengan air di dalam Goa Pancur  dapat membuat seseorang menjadi awet muda.

Cukup dengan membayar Rp.25.000 kita dapat menjelajahi Goa Pancur lengkap dengan fasilitas berupa helm keamanan, sepatu boot, jaket pengaman dan pemandu.

Goa Pancur terkenal akan air awet mudanya. Konon dengan mandi atau cuci muka di air di dalam goa tersebut dapat membuat seseorang menjadi awet muda. Air awet muda tersebut menjadi salah satu hal yang paling digandrungi pengunjung Goa Pancur. Mereka yang berkunjung selalu menyempatkan diri untuk mencoba khasiat dari air tersebut.

Wisata Goa Pancur Pati

Terlepas dari mitos apapun tentang air tersebut seperti dapat membuat awet muda atau apalah itu, harus saya aku akui bahwa memang air dalam Goa Pancur terasa segar sekali untuk mencuci muka. Rasanya cukup untuk mengurangi penat dalam berjalan-jalan menyusuri Goa yang gelap tersebut.

Keindahan Bentukan Alam

Pasalnya, Goa Pancur menyajikan keindahan yang mempesona mata kita. Disana kita bisa “cuci mata” melihat berbagai keindahan bebatuan yang terbentuk secara alami oleh alam. Alam, atau aliran air bawah tanah membentuk dinding-dinding Goa Pancur menjadi pola-pola tertentu. Dengan begitu, pola-pola bentukan alam tersebutlah yang menjadi keindahan yang disuguhkan secara langsung oleh Goa Pancur kepada setiap orang yang mengunjunginya.

Tidak hanya dinding-dinding goanya saja. Ketika memasuki Goa Pancur dengan melihat ke atas kita akan disuguhkan oleh keindahan stalaktit-stalaktit yang menggantung di atap-atap goa. Atap-atap Goa Pancur dihiasi oleh stalaktit yaitu endapan batuan yang terbentuk oleh tetesan-tetesan air dari dalam goa tersebut.

Air yang membawa bahan batuan yeng menetes dari atas goa akan meninggalkan bahan kapur pembentuk batuan tersebut di langi-langit goa. Selanjutnya kumpulan endapan  tersebut membentuk batuan yang menggantung berbentuk runcing seperti batu di atap-atap goa.

Proses tersebut tentu saja tidak terjadi dalam waktu yang singkat. Butuh waktu sangat lama yaitu ratusan atau bahkan ribuan tahun lamanya untuk batu-batu stalaktit tersebut terbentu.

Batu-batu Berbentuk Unik

Singkatnya, disana kita disuguhkan dengan keindahan maha karya alam yang dibuat selama berabad-abad lamanya. Tidak terhitung jumlah stalaktit yang menghiasi Goa Pancur sejak mulut goa tempat kita memasuki goa hingga kauh kedalam Goa Pancur. Beberapa stalaktit memiliki bentuk yang unik.

goa pancur Kayen

Salah satunya adalah batu sayap bidadari yang merupakan sebuah batu stalaktit yang sangat besar menggantung di tengah-tengah goa. Batu itu menjadi salah satu primadona bagi para pengunjung untuk berfoto ria. Kalau kamu menjelajahi goa  yang terletak di kaki pegunungan Kendeng ini sempatkanlah berfoto dengan batu ini!

Selain batu sayap bidadari  yang menjadi keunikan lainnya dari Goa Pancur adalah Batu Perut Semar. Batu tersebut berbentuk seperti perut buncit yang konon menurut pemandu wisata saat saya mengunjungi goa ini adalah karena bentuk batu tersebut mirip dengan perut Semar yang buncit. Saya tidak terlalu mengerti pewayangan tapi agaknya saya dapat paham bahwa batu itu memang seperti perut semar.

Namun, jika kamu memutuskan untuk menyusuri Goa Pancur, saya srankan untuk menyiapkan pakaian pengganti karena sepanjang perut goa penuh dengan air yang bahkan ketinggiannya sampai perut orang dewasa. Jadi siapkan tubuh, mental, dan perlengkapan dan selamat menyusuri Goa Pancur.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.