Mendoan Khas Banyumas, Kuliner Sederhana yang Menjadi Primadona

0 27

Selain dikenal dengan dialek ngapak-nya yang khas, Banyumas juga dikenal dengan aneka kulinernya. Salah satunya adalah yang akan saya bahas kali ini. Ya, mendoan khas Banyumas, kuliner sederhana yang menjadi primadona masyarakat Banyumas dan sekitarnya.

Mendoan sangat cocok untuk kita nikmati di pagi hari ketika perut sedang kosong. Bagi orang-orang Banyumas dan sekitarnya, camilan yang satu ini cocok banget untuk teman ‘medang’ alias minum aneka wedang seperti teh, kopi, dan minuman hangat lainnya. Lebih nikmat jika kamu menyantap mendoan ketika masih hangat-hangatnya. Asli, mantap!

Sebenarnya apa, sih, mendoan itu?

Mendoan sebenarnya adalah tempe goreng ya, Guys. Biasanya bentuknya tipis dan lebar karena menggunakan tempe khusus, yaitu tempe lentreng. Hal ini juga mempengaruhi rasa mendoan. Pasalnya, jika untuk membuat mendoan, tempe lentreng lebih khas dan lezat dibandingkan dengan tempe papan.

Tempe lentreng berbeda dengan tempe batangan atau tempe papan yang umumnya mudah ditemui di pasar-pasar. Pengemasannya pun juga berbeda, yaitu menggunakan daun, bukan plastik seperti tempe batangan atau tempe papan.

Nah, di Banyumas, tempe lentreng mudah di temui di pasar-pasar tradisional. Mungkin jika di tempat lain, seperti di tempat kamu misalnya, akan cukup sulit menemukan tempe yang satu ini, karena umumnya tempe yang dijual di pasaran merupakan tempe batangan atau tempe papan yang dibungkus plastik.

Lalu, apa yang membuat mendoan begitu khas?

Selain bentuknya yang memang berbeda dengan tempe goreng di tempat lain, ada satu ciri khas mendoan yang begitu menonjol. Ya, mendoan disajikan dalam keadaan ‘mendo’, karena itulah dinamakan mendoan.

Nah, mungkin kamu bertanya-tanya, “Apa, sih, yang dimaksud dengan ‘mendo’”? Kata ‘mendo’ mempunyai arti setengah matang. Jadi, mendoan berarti adalah tempe yang digoreng setengah matang? Yap, bener banget. Tapi jangan membayangkan mendoan itu rasanya aneh lantaran setengah matang ya, Guys.

Setengah matang yang dimaksud adalah bahwa tempe goreng ini tidak sampai kecokelatan ketika diangkat dari penggorengan. So, sebenarnya tetap sudah matang, hanya saja tidak garing seperti gorengan-gorengan pada umumnya.

Kamu juga bisa banget membuatnya sendiri di rumah lho, karena cara membuatnya sangat mudah. Mendoan hanya berbahan dasar tempe lentreng, adonan terigu yang sudah dibumbui, dan irisan daun bawang. Bumbunya pun sederhana, terdiri atas bawang putih, ketumbar, kencur, dan garam. Ada juga yang membuatnya tanpa menambahkan kencur dan ketumbar. Selera saja, sama-sama enak kok.

Sekarang sudah tersedia mendoan mentah untuk oleh-oleh

Nah, buat kamu yang nggak mau ribet atau khawatir kurang sempurna meracik bumbu dalam membuat mendoan, kini ada juga lho yang menjual mendoan mentah untuk oleh-oleh. Jika satu mendoan hangat dijual sekitar Rp1.000, maka satu paket mendoan mentah harganya sekitar Rp 20.000-25.000. Isinya terdiri atas tempe mentah, satu plastik tepung, bumbu, beserta sambal kecap.

Gimana, kamu penasaran dengan rasa dari mendoan khas Banyumas ini? Jika demikian, berkunjunglah ke Karisidenan Banyumas, maka kamu akan sangat mudah menjumpai mendoan di banyak tempat, atau bisa juga membeli satu paket mendoan mentah untuk oleh-oleh keluarga tercinta.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.