Let’s travel together.

5 Makanan Khas Wonosobo Yang Wajib Wisatawan Coba

0 64

Di Wonosobo bukan hanya di kenal sebagai tempat wisata kebudayaan nya yang banyak, akan tetapi di Wonosobo juga terdapat wisata kuliner yang tak kalah terkenalnya, dari destinasi tempat wisata di Wonososbo.

Makanan Khas Wonosobo pun beragam jenis dan bentuknya mulai dari makanan berat, ringan bahkan minuman. Bahkan beberapa makanan khas Wonosobo sudah di kenal di seluruh daerah yang ada di Indonesia. Selain itu makanan khas Wonosob banyak di kenal orang, karena makanan khas Wonosobo memiliki rahasia resep ramuan yang dapat memanjakan lidah.

Bahkan dengan adanya makanan Khas Wonosobo mampu menarik banyak wisatawan untuk berkunjung ke Wonosobo, sebagian dari wisatawan mengaku kalau mereka datang ke Wonosobo di karenakan penasaran dengan kuliner khas Wonosobo.

Menariknya beberapa wisata kuliner khas Wonosobo memiliki nama makanan yang unik, nah berikut makanan khasa Wonosobo Yang wajib wisatawan coba.

Tempe Kemul

Tempe kemul merupakan salah satu makanan khas Wonosobo yang dapat dengan mudah di temui ketika berkunjung ke Wonosobo. Tempe kemul ini sebenarnya hampir sama dengan mendoan yang berasal dari purwokerto, hanya saja tempe kemul wonosobo ini memiliki tekstur yang renyah, di tambah lagi dengan adanya daun kuacai sebagai penambah rasa.

Selain itu perbedaan yang lebih mencolok adalah ukuran tempe yang di gunakan, jika pada mendoan tempe yang di gunakan agak lebih beasar dan lebar namun pada tempe kemul menggunakan tempe yang berukuran kecil, warna nya juga berbeda tempe mendoan lebih memiliki warna kuning pucat sedangkan tempe kemul memeiliki warna yang kuning keemasan, hal ini karena tempe kemul memiliki adonan tersendiri untuk mendapatkan tempe yang kuning keemasan.

Rasa tempe kemul sendiri sangat gurih dan sangat terasa di lidah sehingga cocok untuk lidah orang jawa. Selain itu Nama tempe kemul sendiri cukup unik, yaitu kemul yang di ambil dari bahasa Jawa yang artinya selimut, hal ini di karenakan cara tempe yang terlihat seperti di selimuti oleh tepung.

Sagon

Makanan khas Wonosobo yang satu ini hampir punah, bahkan sudah jarang di temui di Wonosobo sendiri. Banyaknya kuliner modern memebuat para penjual sagon beralih ke kuliner modern. Hal ini karena kuliner modern banyak di cari bahkan harga dan keuntunganya juga jauh di banding dengan berjualan Sagon.

Sagon sendiri sebenarnya makanan tradisional khas Wonosobo yang terbuat dari tepung ketan, kelapa parut, gula lalu di cetak dan di bakar. Namun jika tak ingin bersusah-susah membuatnya bisa juga membelinya di pasar tradisional terbesar Wonososbo. Namun tak banyak juga penjual sagon yang masih bertahan di sana, hanya ada beberpa pedagang yang masih bertahan sampai sekarang. Dan itu pun pedagan dengan sekala kecil.

Harga untuk satu buah sagon pun cukup murah yaitu beriksar 2000-5000 rupiah tergantung dengan besar kecilnya sagon. Tapi meskipun harganya murah rasa dari sagon ini tak kalah enak dari kue-kue yang lagi naik daun. Cuma, memiliki ciri khas yang berbeda antara keduanya

Biasanya untuk meyajikan kue sagon yang masih hangat dinikmati bersamaan dengan kopi maupun teh. Di tambah aroma dari kue sagon yang baru keluar dari tungku semakin menambah kelezatan kue sagon.

Mie Ongklok

Berkunjung ke Wonosobo rasanya belum lengkap jika belum mencicipi makanan khas Wonosobo yang satu ini. Mie ongklok juga menjadi Trademark kota Wonosobo, jadi rugi jika berkunjung ke Wonosobo tapi nggak mampir ke mie ongklok.

Mie ongklok sendiri sebenarnya sama seperti mie pada biasnya, yaitu terbuat dari mie kuning, tapi yang membedakanya hanyalah kuah dan juga sayuran yang di gunakan sayuran pada mie ongklok ini hanya menggunakan kucai dan kubis sedangkan kuahnya di tambah dengan saripati singkong, gula merah dan juga udang kering. Penambahan saripati singkong membuat kuah mie ongklok menjadi semakin kental dan berbeda  dari kuah mie-mie lain.

Penyajianya juga berbeda dari mie-mie lain, mie ongklok di sajikan dengan cara di tata sampai membentuk kerucut baru kemudian di guyur dengan kuahnya. Selain itu cara menikmati mie ongklok juga tak kalah unik yaitu di tambah dengan sate sapi yang di sajikan dengan piring berbeda. Jadi kebayang gak sih enaknya makan mie yang di padukan dengan sate sapi, pasti enak banget lah.

Kalau ingin menikmati semangkuk mie ongklok daan sepiring sate sapi, tak perlu khawatir karena penjual mie ongklok sangatlah banyak di sepanjang Wonosobo, dari mulai pedagang keliling samapai dengan dengan restoran elite.

Geblek

Selain tempe kemul di Wonososbo juga terdapat geblek sebagai camilan khas dari Wonosobo. Geblek sendiri merupakan sebuah camilan yang berbahan dasar pati singkong basah dan parutan kelapa. Teksturnya hampir mirip seperti cireng yaitu empuk dan kenyal. Namun jika sudah agak dingin teksturnya bisa berubah menjadi alot dan keras.

Geblek biasanya banyak dii jual di pedagang keliling atau kantin-kantin sekolah, dan dan sangat cocok di nikmati menggunakan cabe rawit atau saos. Harga dari geblek sendiri relatif murah yakni seperti harga gorengan pada baiasanya.

Opak Singkong

Opak merupakan nama makanan ringan atau camilan. Opak sendiri memiliki bermacam-macam bentuk, ada opak singkong dan opak ketan. Namun untuk opak yang berasal dari Wonosobo sendiri hanyalah opak singkong.

Opak bersal dari Desa Kalibeber Kecamatan Mojotengah, tapi sekarang ini sudah banyak desa yang membuat opak singkong tersebut. Opak singkong terbuat dari singkong yang di kukus lalu di tumbuk dan dicampur dengan bumbu dan tak lupa kucai tentunya. Setelah itu di pipihin dan di cetak dan setelah selesai di cetak di jemur, baru deh bisa digoreng.

Itulah beberapa makanan khas Wonosobo yang dapat di jadikan inspirasi ketika berkunjung ke wonosobo nantinya. Eh gak cuma itu loh masih banyak lagi makanan khas Wonosobo lainya yang dapat di coba.

Leave A Reply

Your email address will not be published.